Buru, Siahoni - Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan pelepasan siswa kelas IX SMP Negeri 42 Buru tahun 2026 yang digelar secara khidmat di ruang kelas, Selasa (2/6/2026). Sebanyak 14 siswa dinyatakan lulus setelah menuntaskan seluruh proses pembelajaran dan asesmen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Buru, Komite Sekolah, Kepala sekolah SD Negeri 8 Namlea dan TK Negeri siahoni serta bhabinkamtibmas desa siahoni serta para orang tua siswa. Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Tahir Umasugi, S.Pd. menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. la menekankan bahwa pembangunan pendidikan harus dimulai dari jenjang dasar hingga menengah sebagai fondasi utama.
"Dalam dua sampai tiga tahun ke depan, kami menargetkan tidak ada lagi anak di Kabupaten Buru yang mengalami putus sekolah. Upaya ini dimulai sejak PAUD, TK, SD hingga SMP sebagai dasar pembentukan kualitas pendidikan," ujarnya. la juga menambahkan bahwa untuk jenjang SMP, Dinas Pendidikan akan terus menjalin kerja sama dan berkolaborasi dan mendukung semua cita-cita bapak bupati buru untuk meningkatkan Sumber daya manusia demi menciptakan Kabupaten Buru yang maju dan sejahtera. Para lulusan diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi maupun memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala UPTD Satuan Pendidikan SMP Negeri 42 Buru, Irfan Sillia, S.E., menyampaikan pesan menyentuh kepada para siswa yang telah menyelesaikan masa belaiarnva.
"Mulai hari ini, kami tidak lagi membimbing kalian secara langsung. Namun, nilai-nilai yang diajarkan guru akan selalu melekat sepanjang hidup kalian," ungkapnya. la juga mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua, menghormati guru, serta menjauhi sikap sombong sebagai bekal dalam menjalani kehidupan kedepannya.
Perwakilan sekolah sekaligus wali kelas IX, Ajeng Wati Ramanda Mahu, S.Pd, menjelaskan bahwa seluruh siswa yang telah dinyatakan lulus berdasarkan keputusan kepala sekolah yang hari ini dilepas telah memenuhi seluruh kriteria atau syarat kelulusan. "Sebanyak 13 siswa telah mengikuti seluruh tahapan pendidikan dan asesmen sejak semester pertama pada kelas VII sampai pelaksanaan Asesmen akhir jenjang yang kita sebut sebagai Asesmen akhir Fase D dalam kurikulum Merdeka. Dengan demikian, mereka dinyatakan lulus secara resmi pada hari ini," jelasnya.
Dari jumlah tersebut, beberapa siswa berhasil meraih hasil yang maksimal. Acara pelepasan semakin meriah dengan berbagai penampilan seni, penyampaian pesan dan kesan dari siswa, serta prosesi simbolis pelepasan atribut peserta oleh kepala bidang pembinaan SMP, kepala sekolah dan para undangan lainnya. Momen paling mengharukan terlihat saat siswa dan orang tua saling berpelukan sebagai tanda berakhirnya masa sekolah di tingkat SMP. Kegiatan ini tidak hanya menjadi penutup perjalanan pendidikan di bangku sekolah, tetapi juga menjadi awal langkah baru bagi para lulusan dalam meraih masa depan. Acara ditutup dengan doa bersama serta ucapan selamat dari seluruh tamu undangan. (M.F.M)



0 Komentar